Gaya Umum Olahraga Seni Bela Diri Korea Yang Tradisional

Gaya Umum Olahraga Seni Bela Diri Korea Yang Tradisional – Semenanjung Korea sudah melahirkan berbagai macam seni bela diri selama bertahun-tahun, banyak di antaranya masih dipraktekkan sampai sekarang ini. Dalam posting ini, kita akan menjelajahi beberapa gaya seni bela diri Korea yang paling umum. Berikut ini daftarnya.

1. Taekwondo

Gaya Umum Olahraga Seni Bela Diri Korea Yang Tradisional

Jenis seni bela diri tradisional Korea yang paling populer adalah taekwondo. Dipraktekkan oleh lebih dari 70 juta orang di seluruh dunia, itu berpusat terutama di sekitar pertahanan diri menggunakan tendangan, blok, lemparan, pencopotan, dan pergulatan. Untuk melihat popularitas taekwondo, ini adalah satu-satunya seni bela diri Korea yang merupakan olahraga resmi Olimpiade.

2. Subak

Gaya seni bela diri tradisional Korea yang kurang dikenal adalah subak. Seni bela diri ini melibatkan pukulan, tendangan, lemparan, dan pukulan lainnya. Subak sebenarnya berasal dari Cina, dari mana ia melintasi perbatasan dan masuk ke Korea. Sementara subak tidak lagi dipraktekkan di Cina, itu dipraktekkan di Korea, di mana ribuan pria dan wanita berlatih menggunakan teknik dasarnya.

3. Taekyeon

Ada juga taekkyeon, yang merupakan seni bela diri tradisional Korea yang berfokus terutama pada tendangan saat menggunakan tangan praktisi untuk menggoyang dan melempar lawan. Dengan taekkyeon, praktisi diajarkan untuk menggunakan tangan mereka untuk memuji pekerjaan kaki mereka. Ini adalah gaya seni bela diri seluruh tubuh yang menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, sebagian karena klasifikasinya sebagai “Important Intangible Cultural Properties of Korea” pada 1980-an.

4. Hapkido

Gaya Umum Olahraga Seni Bela Diri Korea Yang Tradisional

Hapkido adalah gaya seni bela diri Korea yang menggabungkan unsur-unsur dari Jepang Daito-ryu Aiki-jujutsu. Menurut berbagai laporan, Choi Yong Sul menemukan Hapkido sekitar pertengahan abad ke-20 setelah kembali dari Jepang. Diyakini bahwa Hapkido memainkan peran penting dalam merevitalisasi seni bela diri Korea dengan menyuntikkannya dengan gaya baru.

5. Gungdo

Mungkin gaya seni bela diri tradisional Korea yang paling unik adalah Gungdo. Sementara semua gaya lainnya melibatkan pertarungan tangan kosong, baik untuk membela diri atau menyerang, Gungdo berfokus pada busur refleks. Ketika Semenanjung Korea terlibat dalam perang dengan tetangganya Cina, para pejuang akan sering menggunakan busur refleks untuk menyerang lawan mereka dari jarak yang aman. Latihan ini telah melahirkan bentuk seni bela diri baru, yang dikenal sebagai Gungo, yang mengajarkan praktisi cara menggunakan busur refleks.

6. Tang Soo Do

Terakhir, Tang Doo Do adalah seni bela diri Korea yang berpusat pada pukulan. Namun, ini adalah seni bela diri yang relatif baru, karena dikembangkan pada abad ke-20. Tang Soo Do mendorong praktisi untuk melakukan teknik menyerang untuk membela diri, menggunakan kedua tangan, kaki, dan kaki mereka.

Ketika Korea berusaha untuk menyatukan semua seni bela diri di bawah satu nama, pendiri tang soo do Hwang Kee bertahan. Meskipun ada beberapa kesamaan antara tang soo do dan tae kwon do, perbedaan utama juga dapat ditemukan. Tae kwon do, misalnya, lebih berorientasi pada olahraga dan kompetisi.

7. Kuk Sool Won

Olahraga seni bela diri campuran atau MMA telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Ultimate Fighting Championship telah menyoroti MMA sejak 1993. Dan saat ini banyak studio seni bela diri mengajarkan seni bela diri campuran daripada hanya satu gaya saja.

Tapi ketika In Hyuk Suh menciptakan gaya seni bela diri kuk sool won, dia sepertinya tidak memiliki fokus olahraga. Yang mengatakan, dia pasti ingin menggabungkan berbagai jenis bela diri Korea menjadi satu disiplin yang efektif, bahkan jika berbagai gaya memiliki beberapa perbedaan mencolok.